Rabu, 06 Januari 2010

WISATA BAHARI AMBON


Ambon - Pulau Ambon banyak memiliki obyek wisata bahari dengan kekayaan habitat biota laut yang jarang ditemukan di tempat lain seperti Nudi blance atau kelinci laut dan Rhino Pias sejenis Scorpion fish yang memiliki empat warna, dan ini sangat baik dikembangkan untuk wisata menyelam.

“Kami sudah melakukan penyelaman pada beberapa lokasi di Pulau Ambon termasuk goa-goa bawah laut di desa Hukurila, kecamatan Lei Timur Selatan dan (Hukurila cave) ataupun Pintu Kota dan pesisir pantai Wayame (Kota Ambon). Tempat-tempat itu sangat cocok sebagai habitat kelinci laut,” kata instrukur Corona Diving Club, Surdjatun Wijaya kepada ANTARA di Ambon, Jumat (20/2).

Malahan, katanya, di lokasi pesisir pantai Wayame, dimana terdapat lima kapal karam sejak puluhan tahun silam, ditemukan solar power nudi yang biasanya bersimbiosis dengan alga dalam berfotosintesa memproduksi glukosa (gula), makanan nudi.

“Jadi, terkadang orang yang menyelam dapat melihat nudi seukuran bola basket karena di habitatnya banyak makanan,” kata Surdjatun. Menurutnya, Nudi blanche atau kelinci laut lebih senang hidup dalam goa-goa karang di tepi pantai seperti yang terdapat di desa Hukurila.

Bila masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungannya, tentu dapat dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata andalan daerah tersebut.

Lebih jauh, ia menyesalkan tindakan-tindakan tidak terpuji dari masyarakat yang membuang sampah rumah tangga ataupun industri ke laut, termasuk aktivitas penyelaman untuk memotong besi tua dari kerangka kapal-kapal karam di perairan Teluk Ambon yang mengakibatkan kerusakan ekosistem perairan itu.

Terkait kerusakan ekosistem di perairan Maluku, saat ini pemerintah telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Departemen Perhubungan, dan sejumlah instansi terkait, untuk melakukan koordinasi dengan Pemprov Maluku demi menyelamatkan bangkai-bangkai kapal karam di sekitar perairan Pulau Ambon.

La Ode Aksa dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala mengatakan, pihaknya ikut dalam tim gabungan dengan tugas melakukan pemantauan langsung lewat kegiatan penyelaman pada lima titik lokasi kapal karam di Pulau Ambon.

Bangkai kapal-kapal yang karam itu telah menjadi rumpon dan ditumbuhi aneka terumbu karang sehingga menjadi habitat biota laut yang langka. Karena itu, aktivitas pemotongan rangka kapal karam yang dilakukan masyarakat harus dihentikan,” ujarnya.(Ant)

AMBON


Kota Ambon 

Kepulauan Maluku Maluku 

Motto: Bersatu Manggurebe Maju
Walikota: Markus Jacob Papilaja
Wilayah: 377 km²
Kecamatan: 5
Penduduk:
 -Kepadatan 428.585 (sensus 2007)
546,98 jiwa/km²
Bahasa: Indonesia
Agama: Kristen, Islam
Zona waktu: WIT
Kode telepon: 0911
Lokasi wisata & Peninggalan sejarah
• Patung Pattimura, di Lapangan Merdeka
• Patung Martha Christina Tiahahu, di Karang Panjang
• Tugu Dolan, di Kudamati
• Tugu Trikora, di Urimesing
• Taman Makam Pahlawan PD II-Australia, di Tantui
• Monumen Australia, di Laha
• Monumen Jepang, di Tawiri
• Patung Franciscus Xaverius, di Batumeja
• Fort Victoria, di Belakang Kota
• Monumen Rumphius, di Batu Meja
• Museum Siwalima, di Taman Makmur
• Pantai Namalatu, di Latuhalat
• Pantai Natsepa Indah, di Natsepa
• Pantai Santai, di Latuhalat
• Tanjung, di Tanjung Nusaniwe
• Pintu Kota, di Airlow
• Pantai Desa Hukurila
• Tempayang. di Soya

MONUMEN PATIMURA


• PATTIMURA SIAP MENYERANG 
Thomas Matulessy alias Pattimura, Pahlawan Nasional dari Maluku. Monumennya terletak di Lapangan Merdeka Ambon berhadapan langsung dengan Kantor Walikota Ambon. Monumen yang baru menggambarkan Pattimura siap menyerang para penjajah yang menguasai Maluku, karena Tanah ini kaya akan hasil bumi dan rempah-rempah terutama Cengkeh dan Pala.  

GONG PERDAMAIAN DUNIA


Pada tanggal 25 Nopember 2009 pada pukul 10.00 WIT bertempat di Taman Pelita Kota Ambon dilaksanakan acara peresmian Gong Perdamaian Dunia “World Peace Gong” merupakan sarana persaudaraan dan pemersatu umat manusia. Acara dimulai dengan Sambutan Gubernur Maluku Bpk Karel Albert Ralahahu, kemudian sambutan dari Mentreri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, pembacaan Sejarah singkat Gong Perdamaaian Dunia oleh Presiden Komite Perdamaaian Dunia.


Pada acara peresmian tersebut dibacakan pesan Sekretaris Jenderal PBB oleh Kepala kantor perwakilan PBB di Indonesia, sambutan Presiden Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dilanjutkan dengan pemukulan Gong Perdamaaian Dunia sebagai tanda peringatan Hari Perdamaaian Dunia tahun 2009. Persembahan lagu Merpati Perdamaian Ciptaan Ir. Edgar J. De Lima di Arransir Detje Mattulapelwa dinyanyikan oleh Frans Pattiradjawane dan persembahan paduan suara gabungan se-Kota Ambon.


 Setelah meresmikan Gong Perdamaaian di Taman Pelita Kota Ambon pada Pukul 14. 00 WIT Presiden Republik Indonesia mengikuti acara peresmian Proyek-proyek di Maluku dan meninjau proses pelaksanaan proyek di Pelabuhan Perikanan Nasional Kota Ambon di Tantui. 


Setelah meninjau berbagai proyek pengerjaan di Maluku, Presiden Republik Indonesia melaksanakan Peninjauan Laut Maluku dengan menggunakan KM. Siwalima. 


Dalam peninjauan tersebut KM. Siwalima di Kawal oleh KRI-KRI terbaik TNI AL dari Guspurlatim/ Guskamlatim dan Kapal TNI Angkatan Laut (Kal) Lantamal IX, yaitu KRI Abdul Halim Perdana Kusuma-355, KRI Tjiptadi-881, KRI Makassar-590 yang dilengkapi dengan sebuah pesawat Helly serta Kal Hutumuri, Patkamla Passo dan Patkamla Hallong juga kapal pengaman lainnya dari instansi POLRI berupa kapal Polair Polda Maluku, DEPHUB berupa kapal KPLP dan Kantor Sar Prov. Maluku.


Acara tersebut dihadiri oleh banyak pejabat dari daerah maupun pusat termasuk Menteri Kabinet bersatu, Kapolri dan Gubernur, serta pejabat dari TNI. Pejabat dari TNI yang hadir antara lain Panglima TNI, Kasad, Panglima Armada Timur, Kabais TNI, Dir D Bais TNI, Komandan Lantamal IX/Ambon, dan Wadan Lantamal IX, beserta para Asisten Lantamal IX.

TUGU TRIKORA



•TUGU TRIKORA 

Tugu yang terletak di jantung Kota Ambon, Semua kendaraan yang menuju Kecamatan Nusaniwe, di Jazirah Leitimur pasti melewati jalan ini. 

• JL DIPONEGORO 
Jalan menuju Tugu Trikora dari sebelah selatan KODAM XVI PATTIMURA. Kalo mau ke Namalatu Beach belok kiri melewati Air Salobar, Desa Amahusu dan seterusnya baru di tempat wisata ini. 

gunung salahutu


 
Kota Ambon Ibu Neg'ri Tanah Maluku .....
.... dilihat dari jauh Gunung Salahutu.
"itulah lirik lagu yang mencerita tentang Gunung Salahutu" 
gunung salahutu merupakan gunung yang tertinggi di pulau ambon, ketinggian 1038 mdpl. puncak gunungnya biasa menjadi sasaran para pencinta alam untuk melakukan pendakian dan camping. dibawah kaki gunung terdapat sebuah sungai yang dapat dipakai sebagai sumber air minum. di puncak gunung terdapat vegetasi dengan bentuk daun yang lebih kecil (microphil) 

POTENSI PARIWISATA AMBON


Potensi : Letak Kota Ambon yang dikelilingi laut memungkinkan berkembangnya obyek wisata pantai. Hal ini turut didukung oleh kondisi alam pantai dengan panorama yang indah baik pada daerah pesisir pantai maupun pada daerah bawah laut. Sampai dengan akhir tahun 2004 konsentrasi pengembangan pariwisata yaitu pada 5 lokasi wisata pantai yang tersebar di sepanjang pesisir pantai bagian selatan.  
  
Di samping itu, pada daerah Teluk Ambon Bagian Dalam telah dikembangkan pula kawasan wisata pantai dengan objek hutan mangrove yang tersebar pada kawasan seluas 45,9 Ha. Dan hal penting yang sangat menonjol akhir-akhir ini adalah makin meningkatnya permintaan untuk usaha jasa perjalanan.

Peluang : Usaha pariwisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai investasi pada sektor hulu adalah pengembangan 8 potensi pariwisata di Kota Ambon yang belum dikembangkan dan pada bagian hilir adalah usaha biro perjalanan wisata dan usaha perdagangan produk-produk cenderamata. Skala usaha yang cocok dikembangkan adalah usaha kecil dan menengah, pembangunan hotel berbintang, usaha jasa perjalanan wisata serta pengembangan wisata bahari